Matheus Fernandes Beberkan Kekejaman Barcelona Memecat Dirinya


Sunday, July 25th, 2021   Category: Berita Bola

Seputareuro2021 – Matheus fernandes, mantan pemain barcelona ini akhirnya membeberkan cara barcelona memecat dirinya. Barcelona saat ini mengalami masalah besar. Masalah yang dialami Barcelona saat ini menjelang musim 2021/22 ini terbilang cukup pelik. Mau tak mau, raksasa La Liga tersebut harus bisa menempuh cara yang kejam dan juga dingin untuk berpisah dengan pemainnya. Salary cap, atau batas gaji, menjadi batu hadangan besar untuk Barcelona saat ini. Mereka harus merampingkan anggaran gaji pemain untuk bisa memberikan ruang kepada skuad dan tiga pemain baru mereka. Regulasi salary cap ini sendiri merupakan versi Financial Fair Play yang diterapkan oleh La Liga. Setiap tahun, penyelenggara kompetisi sepak bola paling bergengsi di Spanyol tersebut menetapkan batas gaji total yang boleh dianggarkan oleh para pesertanya. Batasan itu ditetapkan dari pemasukan yang diterma klub. Pendapatan barcelona sendiri tengah menurun yang membuat salary cap mereka turun begitu tajam.

PUTUS KONTRAK SECARA SEPIHAK

Barcelona sudah menempuh negosiasi dengan la liga terkait masalah salary cap dengan meminta kelonggaran perihal aturan ini. Namun, la liga enggan untuk memberikan kelonggaran dan akan bertindak adil untuk semua klub yang berkompetisi di la liga. Pihak la liga menegaskan bahwa tidak akan mengutak-atik salary cap hanya demi kepentingan sebuah klub. Konsekuensi salary cap juga cukup berat. Jika anggaran gaji blaugrana masih melebihi batas, mereka tidak akan bisa mendaftarkan pemain barunya, termasuk lionel messi yang saat ini berstatus tanpa klub. Barcelona akhirnya sibuk melepas sejumlah pemain termasuk salah satunya Matheus Fernandes. Namun, cara yang digunakan barcelona untuk mengeluarkan fernandes terbilang sangat kejam. Bagaimana tidak, tanpa negosiasi dan juga pembicaraan dengan kedua belah pihak, barcelona memutus kontrak sang pemain dengan cara sepihak saja. Itu dibeberkan langsung oleh sang pemain yang menjadi korban pemutusan kontrak tersebut.

“Saya tidak tahu menahu soal itu. Pesan itu tiba tiba masuk kepada saya. Dan ketika saya menerima pesannya, saya sampai tak percaya. Saya berada di rumah, hendak pergi bersama istri ketika pesan dari klub tiba, yang bertanya apakah saya telah menerima email serupa,” buka Fernandes kepada Globoesporte. Surat elektronik tersebut berisikan pernyataan bahwa Matheus Fernandes telah dipecat dari Barcelona. Keputusan itu diambil tanpa adanya proses duduk semeja antara kedua pihak yang bekerja sama untuk bernegosiasi mengenai kontrak tersebut. “[Surat itu] dikirim ke agen dan pengacara saya. Mereka berkata bahwa itu soal pemecatan saya. Beberapa waktu sebelum keluar di media. Tidak ada obrolan, sama sekali tak ada; bahkan mereka sama sekali tak menghubungi saya untuk mengucapkan selamat tinggal. Perlakuan yang benar benar buruk.” kata Fernandes lagi.

MATHEUS FERNANDES TIDAK DIPERLAKUKAN DENGAN BAIK

Ini bukan kali pertama Fernandes mendapatkan perlakuan semena-mena dari klub. Sejak pertama kali tiba di Camp Nou, pemain berusia 23 tahun tersebut merasa memang dirinya tidak dianggap sebagai seorang pesepakbola di barcelona. “Sejak kecil, saya selalu bercita-cita bermain untuk Barcelona. Ketika saya tiba di sana, mereka tidak memperlakukan saya seperti seorang pesepakbola, benar benar berbeda.” lanjut Fernandes.

Fernandes menutup musim 2020/21 dengan ironi. Ia hanya tampil dalam satu pertandingan saja bersama barcelona di musim itu, yakni saat Barcelona bertemu Dynamo Kiev di pentas Liga Champions bulan November lalu. Ia hanya bermain selama 17 menit di laga tersebut. “Terlepas dari apakah saya mendapatkan banyak atau sedikit, apakah klub telah melakukan ini atau itu, saya adalah seorang pemain Barcelona.” “Apakah saya bermain atau tidak, itu tergantung saya, juga klub dan pemain lain, namun saya ingin mereka memperlakukan saya sama seperti yang lain, tidak ada perbedaan. Saya merasa sedikit kesal dengan hal tersebut.” tutup Fernandes.

Tags : , , , , , , , , , , , , , ,